Kamis , 20 Juni 2024
Sutirman Eka Ardana (kiri) - Tua itu indah bersama cucu. (kanan/Ist)

Tua itu Indah

TUA itu indah. Tua itu anugerah. Tua itu berkah. Dalam perjalanan kehidupan, sampai di usia tua atau lanjut usia, merupakan anugerah yang tak terhingga besarnya, dan indah, dari Sang Maha Pencipta.
Betapa tidak.
Tidak semua orang, atau tidak semua di antara kita, yang diberi kesempatan oleh Sang Maha Pencipta, untuk bisa menjalani kehidupan sampai di usia tua atau lanjut usia.

Banyak yang perjalanan kehidupannya berakhir di usia muda. Bahkan tak sedikit pula yang hanya sempat menjalani kehidupan di usia bayi atau kanak-kanak saja.
Bersyukurlah, kita mendapat anugerah yang indah dari Allah, dapat menjalani kehidupan sampai di usia tua atau lanjut usia ini. Terlebih, bila hari tua itu bisa kita jalani dengan kondisi sehat, bahagia dan nyaman.

Disiapkan Sejak Dini
Sesungguhnya, hari tua atau lanjut usia yang sehat, bahagia dan nyaman itu bisa disiapkan sejak dini lagi. Ya, disiapkan sejak usia muda.
Kehidupan di masa tua yang indah itu memang bisa dipersiapkan sejak dini. Bisa ditata dan dirancang jauh-jauh hari sebelum masa lanjut usia itu tiba.

Simak juga:  Memburu Kehidupan yang Tenteram

Nah, kepada keluarga-keluarga muda, orang-orang muda yang penuh semangat, mari persiapkan diri agar bisa sampai di usia yang indah, di usia tua atau lanjut usia.
Persiapkan diri sejak dini, sejak muda lagi, agar saat masa lanjut usia atau masa tua itu datang, dapat menjalaninya dengan sehat, gembira dan nyaman.

Ada satu hal penting yang juga layak dipersiapkan sejak dini. Ini menyangkut tentang bagaimana orang tua bersikap pada anak-anaknya kelak. Alangkah baiknya, bila sejak muda kita menghindari keinginan untuk diperhatikan atau diurus anak-anak saat masa tua atau lanjut usia tiba. Jangan teror atau ganggu hati anak-anak kita dengan permintaan keharusan untuk mengurus, menjaga dan memperhatikan hidup kita di masa tua. Jangan ganggu kebahagiaan anak-anak. Jangan bebani kehidupan anak-anak dengan kehidupan kita di hari tua. Tanamkan saja kepada anak-anak perilaku hidup untuk saling menghargai dan menghormati kepada sesama, termasuk menghargai kepada orangtuanya sendiri. Biarkan kesadaran untuk memperhatikan kita di usia tua tumbuh dari hati anak-anak sendiri, bukan karena permintaan dan desakan kita sebagai orang tua.

Simak juga:  “Menulis atau Mati!”

Mengelola Pola Hidup
Berpikir dan berusahalah sejak muda, agar kita bisa menjalani kehidupan di hari tua secara mandiri, tanpa merecoki atau membebani anak-anak.
Persiapkan diri sejak muda dengan mengelola pola hidup, tata laku atau perilaku kehidupan secara baik dan benar. Persiapkan sejak dini pola laku hidup yang sehat, baik secara jasmani dan rohani. Bila semua itu sudah disiapkan sejak dini atau sejak muda, percayalah saat memasuki usia tua atau lanjut usia, kita akan menjalaninya dengan tubuh, jiwa dan pikiran yang sehat. Menjalaninya dengan gembira, dan bahagia.
Ya, tua itu sesuatu yang indah. *  (Sutirman Eka Ardhana)

* Sutirman Eka Ardhana, Duta Lansia Istimewa DIY 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *