Senin , 29 November 2021
Beranda » Humaniora » Tetap Manis di Kala Pandemi
Produk-produk Madu Sulthan, Madiun. (Ist)

Tetap Manis di Kala Pandemi

PANDEMI telah mengubah seluruh keadaan normal yang ada menjadi new normal atau sekarang biasa kita sebut dengan kebiasaan baru, dan mau tidak mau seluruh umat manusia dipaksa untuk beradaptasi. Bagi sebagian orang pandemi Covid-19 adalah sebuah musibah, namun bagi sebagian yang lain pandemi adalah sebuah berkah. Seperti berkah manisnya usaha madu yang telah dilakukan selama kurang lebih 13 tahun oleh pria kelahiran Palembang, namun sekarang menetap di Madiun, Jawa Timur, yang bernama lengkap Fuad Ramli atau biasa disapa Pak Fuad.

Menurut lulusan S-1 Pendidikan Islam ini, mulanya ia memulai usaha madu ini bersama temannya. Namun kemudian berpisah dan mulai menjalankannya sendiri di tahun 2013 dengan merk label “Madu Sulthan”, dan telah memiliki izin kemas Din-Kes P-IRT. Alasan lain melakukan usaha ini karena memiliki peluang yang bagus dan madu merupakan anjuran Nabi Muhammad SAW seperti yang disabdakan dalam hadist, “Penyembuhan bisa lewat tiga macam: bekam, minum madu, atau membakar dengan api. Dan aku melarang umatku membakar dengan api.” (HR. Bukhari). Jadi berdagang sekaligus melestarikan sunnah Nabi.

Dampak dari pandemi melanda berbagai sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, usaha, bahkan kegiatan sosial masyarakat dalam beraktivitas. Inti dalam berusaha menghadapi segala perubahan yang ada diera Covid-19 ini maka setiap individu harus senantiasa menjaga kekebalan imun serta kesehatan jasmani dan rohani, salah satu anjuran itu  adalah dengan mengkonsumsi madu. Karena zat-zat yang terkandung di dalam madu memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.

 

Menjaga daya tahan tubuh

Madu mengandung antioksidan dan agen antibakteri yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Membuatmu lebih kuat dalam memerangi infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan banyak virus.

Simak juga:  Menyanyi, Aktivitas yang Membahagiakan

 

Melawan bakteri di tenggorokan

Madu mempunyai anti-inflamasi alami. Jadi dengan mengonsumsi satu sendok makan madu yang dicampur dengan air hangat setiap malam dapat meminimalkan iritasi pada tenggorokan dan menghindari batuk. Madu juga antibiotik yang baik yang dapat membantu melawan bakteri apa pun di tenggorokan.

 

Sumber nutrisi yang lengkap

Di dalam madu terdapat kandungan Vit A, Beta carotene, Vit B kompleks, Vit C, Phospor, zat besi, kalsium, klorida kalium, yodium, natrium, asam amino, maltose, seng, sukrosa, dan lain-lain. Terdapat juga kandungan enzim-enzim yang penting untuk memperlancar reaksi kimia dari metabolisme di dalam tubuh dan senyawa antimikroba yang berkhasiat sebagai antibiotik.

 

Meningkatkan daya ingat

Madu dapat membuat daya ingat menjadi lebih baik, terdapat nektar dan bepolen yang mengandung antioksidan yang mampu mencegah kerusakan sel otak.

 

Mengurangi resiko serangan jantung

Madu dapat membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Activity, membuktikan bahwa minum madu rutin bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Para peneliti mengungkapkan bahwa manfaat madu untuk jantung ini didapat karena madu memiliki kadar antioksidan yang sangat tinggi, antioksidan dapat mencegah penyumbatan aliran darah sehingga mencegah tekanan darah naik.

Manfaat madu untuk jantung lainnya adalah menurunkan risiko serangan jantung. Serangan jantung adalah penyakit yang biasanya terjadi tiba-tiba akibat adanya penyumbatan di pembuluh darah. Menurut sebuah penelitian pada tikus yang dilansir dari Healthline, madu dapat menurunkan penumpukan plak di dalam pembuluh darah sebanyak 30%, hal itu terjadi karena madu mengandung zat polifenol, jenis antioksidan, yang sangat tinggi. Bahkan tak hanya itu, ada beragam jenis antioksidan lain yang bisa mencegah stroke serta gagal jantung seperti quercetin, caffeic acid phenethyl ester (CAPE), acacetin, kaempferol, dan galangin. (sumber: parenting.orami.co.id)

Simak juga:  Di Masa Pandemi, Simak Ulang Cara 'Pansos' ala Gus Dur

 

Mempelancar pencernaan

Zat-zat yang terkandung pada madu dapat membantu membuang racun dari dalam tubuh, karena memiliki enzim yang dapat membantu pergerakan usus secara teratur. Saat pergerakan usus sangat halus, maka secara tidak langsung zat tersebut akan bekerja membersihkan usus besar dari toksin.

 

Home Industry

Madu Sulthan dikemas di rumah sendiri atau home industry, Madu Sulthan menyediakan berbagai macam jenis madu, mulai dari madu hutan liar, madu multiflora, madu ternak atau randu, dan madu pahit. Stok madu tersebut dipesan langsung dari distributor dan peternak madu dari beberapa daerah yang ada di Indonesia. Biasanya dikemas dalam jirigen ½ kg dan 1kg, botol 500gr, 350gr, 250gr, dan 150gr, ada juga kemasan isi ulang dengan wadah pelastik.

Di era pandemi saat ini jumlah permintaan untuk madu mengalami peningkatan dari yang biasanya omset perbulan Rp 15 juta, namun saat pandemi meningkat menjadi Rp 20 juta perbulan. Meningkatnya omset juga harus diimbangi dengan meningkatkan sedekah kepada sesama.

Setiap yang terjadi di dunia pasti ada hikmahnya, termasuk pandemi, memang pandemi menjadi ancaman tak kasat mata dan kita dituntut waspada. Cara terbaik untuk melawan musuh seperti virus Covid-19 adalah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan selalu menjaga imun tubuh.  *** [M. Kanzul Fikri F]

 

            * M. Kanzul Fikri F, lahir di Trenggalek, Jawa Timur, 30 November 1998, sekarang tinggal di Madiun. Saat ini menuntut ilmu di Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam [KPI] Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga. Motto hidup: Keep moving to get it.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *