Senin , 29 November 2021
Beranda » Pendidikan » KKN UAD Lakukan Pemberdayaan Masyarakat Tegalpanggung
Mahasiswa KKN UAD ketika melakukan penyuluhan motivasi berwirausaha. (SEA)

KKN UAD Lakukan Pemberdayaan Masyarakat Tegalpanggung

PROGRAM dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta periode 75 tahun akademik 2021/2022 melakukan sejumlah langkah pemberdayaan masyarakat di wilayah RW 13 Kelurahan Tegalpanggung, Danurejan, Yogyakarta.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Erni Gustina, SKM, MPH, sembilan mahasiswa yang mengikuti KKN tersebut sudah terjun ke lokasi dan melakukan sejumlah langkah pemberdayaan masyarakat sejak 25 Oktober 2021 lalu.

Menurut DPL Erni Gustina, sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang menjadi pilihan mahasiswa KKN di wilayah RW 13 Tegalpanggung di antaranya penyelenggaraan pendampingan UMKM dan ekonomi masyarakat, pemberdayaan perpustakaan, dan penyelenggaraan kreativitas masyarakat.

“Selain itu juga menyelenggarakan penyuluhan pentingnya prokes di era pandemi, pemberdayaan musholla, bahkan juga pembuatan video profil musholla, dan lainnya lagi,” ujar Erni Gustina saat penyerahan mahasiswa KKN, 27 Oktober lalu.

 

Pendampingan UMKM
Upaya pendampingan UMKM dan ekonomi masyarakat, tampaknya memang menjadi program yang diutamakan dalam kegiatan KKN Alternatif UAD periode 75 di wilayah RW 13 Tegalpanggung, yang berada di pinggiran Sungai Code ini.
Ketua Unit KKN UAD ini, Afif Candra Rizaldi, membenarkan hal itu.
Menurut Afif Candra, setidaknya ada enam kegiatan yang berkaitan dengan upaya pendampingan UMKM dan ekonomi masyarakat tersebut.

Simak juga:  Diskusi Kebangsaan XIX: Dialog

“Ya, setidaknya ada enam kegiatan yang tekanan utamanya pada upaya pendampingan UMKM dan ekonomi masyarakat tersebut. Kegiatan itu dilakukan, karena berdasarkan hasil observasi kami ke lapangan, banyak warga di RW 13 ini yang punya kesibukan atau aktivitas dalam sektor UMKM. Ada yang buat gorengan, nasi bungkus, dan makanan kecil lainnya untuk disetor ke warung-warung, angkringan dan lainnya. Juga sejumlah usaha UMKM lain-lainnya,” jelas Afif Candra, pada kegiatan penyuluhan motivasi berwirausaha, 29 Oktober lalu.

Dikemukakan Afif Candra, selain kegiatan penyuluhan motivasi berwirausaha, kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pendampingan UMKM dan ekonomi masyarakat tersebut terdiri penyuluhan cara meningkatkan keuntungan berwirausaha, dan pelatihan cara membuat jejaring komunitas pemasaran. Kemudian melaksanakan sosialisasi tentang peningkatan mutu produk melalui kemasan, pendampingan pembuatan produk untuk UMKM, serta membantu memasarkan produk UMKM masyarakat. Semua kegiatan itu dilakukan secara luring di Musholla Al-Mukmin, dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Kamis malam (4 November 2021), salah satu dari kegiatan pendampingan UMKM itu yakni penyuluhan cara meningkatkan keuntungan berwirausaha telah dilaksanakan, diikuti warga yang selama ini memang bergelut di sektor UMKM dan ekonomi masyarakat.

Simak juga:  Jadikan Aktivitas Sebagai Terapi Agar Tetap Semangat dan Gembira

 

Program Keilmuan dan Keagamaan
Menurut Afif Candra, di samping melakukan kegiatan secara kelompok, mahasiswa KKN dari UAD ini juga melaksanakan kegiatan-kegiatan secara individu. Masing-masing mahasiswa KKN kegiatan individu untuk program keilmuan, program keagamaan, serta program seni dan olah raga.
Mengenai program keilmuan, dikemukakan Afif Candra, di antaranya penyuluhan kesehatan yang berkaitan dengan Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat, penyuluhan tentang cyberbullying, dan penyuluhan bijak bermedia.
Selain itu, pendampingan budaya literasi baca tulis, penyuluhan kepada anak-anak terkait aman bermedia sosial, pemanfaatan media komunikasi dan informasi. Juga melakukan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pelatihan dan bimbingan belajar.

 

Manfaat bagi Masyarakat
Ketua RW 13 Tegalpanggung, Ahmad Rafi’i, menyambut baik kegiatan-kegiatan KKN UAD yang memberikan perhatian lebih terhadap pemberdayaan UMKM dan ekonomi masyarakat tersebut.
Ia berharap, agar kegiatan-kegiatan KKN itu membawa manfaat besar bagi masyarakat di wilayah RW 13, yang sebagian besar warganya berada di kawasan pinggiran Sungai Code. * (Sutirman Eka Ardhana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *