Jumat , 22 November 2019
Beranda » Humaniora » Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Keahlian Mendongeng
Wakil Walikota Yogyakarta, Drs Heroe Purwadi MA, ketika membuka Workshop Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Keahlian Mendongeng. (Ft: SEA)

Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Keahlian Mendongeng

DINAS Sosial Kota Yogyakarta kembali membuat gebrakan nyata dalam upaya mewujudkan Gersala atau Gerakan Sayang Lansia. Gebrakan nyata itu berupa dilaksanakannya Workshop Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Keahlian Mendongeng.

Workshop berlangsung Sabtu (2 November), di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY, Jl Tentara Rakyat Mataram, Yogyakarta, dan dibuka Wakil Walikota Yogyakarta, Drs Heroe Purwadi MA. Workshop diikuti peserta dari masing-masing Komisi Lansia Kelurahan se-Kota Yogyakarta.

Wakil Walikota Yogyakarta, Drs Heroe Purwadi MA, dalam sambutan pembukaannya menyatakan, Pemerintah Kota Yogyakarta sangat mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah Dinsos Kota Yogyakarta dalam memberikan perhatiannya terhadap para lanjut usia.

Menurut Wakil Walikota, workshop Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Keahlian Mendongeng merupakan bukti nyata dari langkah-langkah mewujudkan Kota Yogyakarta menjadi kota yang benar-benar ramah lansia.
Dikemukakan Heroe Purwadi, pemberdayaan lansia merupakan langkah positif yang harus dilakukan. Karena pemberdayaan itu akan sangat bermanfaat bagi para lansia dalam mengisi hari-hari tuanya.

Wakil Walikota kemudian mengambil contoh bagaimana penanganan dan pemberdayaan lansia di Singapura dan beberapa negara di Eropa . “Di Singapura, para lansia tetap diberdayakan. Pemerintah Singapura memberikan ruang kepada para lansia untuk tetap bisa beraktivitas atau bekerja, terutama di sektor-sektor pelayanan masyarakat. Seperti Bandara, hotel, pusat-pusat pelayanan, dan lain-lain,” jelasnya.

Tanamkan Nilai Luhur
Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat SKM, M.Kes, dalam dalam laporannya kepada Wakil Walikota menyatakan, para lansia peserta workshop tersebut nantinya akan disiapkan serta diarahkan untuk menjadi pendongeng bagi anak-anak PAUD dan TK di Kota Yogyakarta.

Simak juga:  Mengisi Hari-hari di Usia Tua dengan Hal-hal Menyenangkan

Para lansia, kata Agus Sudrajat, sebagaimana diamanatkan dalam UU tentang Lansia, memang memiliki kewajiban untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi di bawahnya, terutama generasi muda, remaja dan anak-anak. Dan, kesempatan mendongeng di hadapan anak-anak PAUD serta TK tersebut, merupakan salah satu cara para lansia menanamkan nilai-nilai luhur tersebut.

Workshop sehari itu menghadirkan tiga pembicara, Nelly Tristiana dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY, Praseva Nawa dan Ferry Timbul Indriatno, keduanya dari Yayasan Abisatya Yogyakarta. * (Sutirman Eka Ardhana)

Lihat Juga

Mendongeng Bisa Jalin Hubungan Batin dengan Anak

SAYA beruntung bisa mengikuti Workshop Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Keahlian Mendongeng yang diselenggarakan Dinas Sosial …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x