Jumat , 18 Oktober 2019
Beranda » Humaniora » Ide Tulisan Ada di Mana-mana
Di warung tongseng ayam seperti ini, ide tulisan itu pun bisa ditemukan. (ft. SEA)

Ide Tulisan Ada di Mana-mana

PADA suatu kesempatan bertemu dengan orang-orang muda yang sedang bersemangat ingin menjadi penulis, ada pertanyaan menarik tentang ide penulisan.

“Saya sedang mencoba untuk menulis. Tapi persoalannya, saya selalu kesulitan mencari ide tentang apa yang harus ditulis. Sudah berhari-hari saya tunggu, eh, ternyata ide tulisan tersebut tidak juga muncul-muncul. Kalau begitu, apa yang harus saya lakukan?” tanya seseorang di antara orang-orang muda itu.

Ide memang merupakan ‘senjata utama’ bagi penulis, termasuk juga wartawan atau jurnalis. Artinya, sehebat dan sehandal apa pun penulis, tanpa memiliki atau mendapatkan ide, maka ia tidak akan mampu menulis satu tulisan pun.

Kerja kepenulisan, termasuk juga kerja kewartawanan, selalu berpangkal pada ide. Bahkan, menurut Kurniawan Junaedhie (1993), bagi wartawan ide adalah panglima.

Begitu juga tentunya bagi penulis. Karena kerja kepenulisan dan kewartawanan itu sama. Sama-sama menulis. Sama-sama menyampaikan pesan-pesan, informasi dan gagasan-gagasan berharga kepada masyarakat.

 

Di Warung pun Ada

Kenapa harus sulit mencari atau mendapatkan ide? Padahal ide ada di mana-mana. Tidak sedikit pula ide tersebut terdapat di tempat-tempat yang terkesan ‘tidak penting’ atau ‘tak berarti’.

Simak juga:  Ide-ide Tulisan yang Cemerlang Banyak Ditemukan di Pasar dan Angkringan

Ya, ide dapat ditemukan di mana-mana. Misalnya, ketika Anda singgah ke warung makan. Kalau kita jeli, di warung makan itu pun bisa didapatkan ide tulisan. Kebetulan warung itu warung tongseng ayam kampung, yang sedang ramai pengunjungnya.

Kalau bicara tentang tongseng, maka yang ada di pikiran kita adalah tongseng kambing. Biasanya, yang selalu ramai itu warung tongseng kambing. Nah, yang ini tongseng ayam kampung.

Ada beberapa pertanyaan yang bisa muncul di benak kita. Kenapa sekarang banyak yang menyukai tongseng ayam? Kenapa mulai banyak yang mengurangi konsumsi tongseng kambing, dan memilih tongseng ayam? Atau mungkin muncul pula pertanyaan tentang dari mana asal mulanya makanan tongseng tersebut. Dan, sejumlah pertanyaan lainnya.

Nah, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itulah yang bisa menjadi ide tulisan kita. Sederhana kan sebenarnya tentang bagaimana mendapatkan ide itu?

Jadi, sekali lagi, ide dapat ditemukan di mana pun. Ide dapat ditemukan di pasar, perkampungan, kawasan pemukiman, pusat perbelanjaan, di dalam angkutan kota, terminal bus, stasiun kereta api, perpustakaan, kantor kecamatan, ruang seminar, di kampus, ruang kuliah, rumah sakit, ruang pameran, museum, pasar malam, dan banyak lainnya lagi.

Simak juga:  Mencari dan Membangun Ide Penulisan

Bahkan, ide juga dapat ditemukan dari hal-hal yang sederhana. Misalnya, dari surat pembaca di koran, selebaran, poster-poster, brosur, iklan, sampai barang-barang bekas dan terkesan ‘tak berharga’ di pasar loak.

Nah, ini dulu. Besok kita ngobrol lagi. Jangan lupa, segera temukan ide-ide tulisan itu.

 

Salam.
Sutirman Eka Ardhana

Tulisan ini telah dimuat di ekaardhana.wordpress.com (11/10/2019)

 

Lihat Juga

Ide-ide Tulisan yang Cemerlang Banyak Ditemukan di Pasar dan Angkringan

MARI kita ngobrol lagi tentang bagaimana menemukan ide-ide untuk penulisan. Kita obrolkan tempat-tempat atau kawasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *