Kamis , 14 November 2019
Beranda » Humaniora » HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Sarawak: Forkommi Bantu Proses Pengobatan Anak TKI Penderita Hydrocephalus
Ketua Forkommi Sarawak menyerahkan bantuan untuk pemulangan dan pengobatan Khusnul Fatima yang diterima ibunya. (ft. Ist)

HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Sarawak: Forkommi Bantu Proses Pengobatan Anak TKI Penderita Hydrocephalus

MASYARAKAT Indonesia yang berada di Bintulu, Sarawak, Malaysia, tak mau ketinggalan dalam merayakan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Peringatan HUT Kemerdekaan itu dirayakan dengan sejumlah acara dan kegiatan. Salah satu di antaranya mengadakan kegiatan sosial berupa memberikan bantuan proses pemulangan dan pengobatan salah seorang anak dari pasangan tenaga kerja Indonesia yang menderita hydrocephalus.

Menurut Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia (Forkommi) Sarawak di Bintulu, H Yusuf Himawan, anak berusia 1,2 tahun yang menderita hydrocephalus itu bernama Khusnul Fatima. Penyakit hydrocephalus yaitu terjadinya cairan berlebih di dalam kepala. Kini ia sedang dalam proses kepulangan ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk mendapat perawatan.

Dikemukakan Yusuf Himawan dalam rilisnya kepada perwara.com, ibu anak tersebut Masna Mappiasse, menyatakan anaknya dilahirkan sudah dalam kondisi terkena sakit cairan berlebih di kepalanya. Selama ini hanya dilakukan pengobatan secara berobat jalan pada Klinik di kota Bintulu.

Dijelaskan, dengan kondisi yang semakin memprihatinkan maka pihak keluarga memutuskan untuk membuat pengobatan lebih lanjut di Indonesia. Ketika ditanya masalah kepulangannya, Masna Mappiasse menyebut karena faktor kesulitan penjagaan bayi. Dikarenakan ia dan suaminya bekerja sebagai buruh di Borneo Agro sebuah ladang kelapa sawit di Sarawak Malaysia. Selain juga karena faktor biaya yang kemungkinan akan menelan biaya yang besar.

Simak juga:  Dua Film Indonesia Inspiratif Menggugah Ratusan TKI di Hong Kong

Dijelaskan Yusuf Himawan, atas bantuan Forkommi Sarawak yang berada di Bintulu bekerjasama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching telah terkumpul sumbangan dan bantuan dari Masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Sarawak dan juga dari pihak Company Borneo Agro. Selain itu menurut Konsul Jenderal KJRI Kuching, Yonny Tri Prayitno, kepulangan Khusnul ke Makassar Indonesia akan dibantu oleh KJRI Kuching. KJRI juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Makassar yaitu Pemda dan BNP2TKI/P3TKI untuk membantu kepulangan ke Makassar dan proses pengobatannya. (SEA)

Lihat Juga

Dua Film Indonesia Inspiratif Menggugah Ratusan TKI di Hong Kong

Siang itu, Minggu (3/9/2017) ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan antusias memadati Konsulat Jenderal Republik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x