Minggu , 21 Oktober 2018
Beranda » Nasional » Siaran TVRI “NOW”
Obrolan Angkring di TVRI Yogyakarta yang tetap memikat. (Foto: IS)

Siaran TVRI “NOW”

TAGLINE TVRI “Kami Kembali” awalnya memang mengundang pertanyaan dalam hati. Kembali dari mana? Apa selama ini TVRI jalan-jalan tak tentu arah? Rupanya, slogan “Kami Kembali” bukan omong kosong.

Setelah mengamati beberapa hari terakhir, walaupun tidak semua teramati, ternyata banyak perubahan yang terjadi dibanding masa-masa sebelumnya. Ragam acaranya terasa semakin banyak, juga terasa lebih memenuhi waktu tayang yang dulu pernah dipolakan.

Pagi hari lebih banyak menampilkan tayangan untuk ibu-ibu rumah tangga. Kemudian siang untuk pelaku usaha dan bisnis, sore untuk konsumsi anak-anak, dilanjutkan para remaja, sedang malamnya tayangan untuk dewasa.

Pilihan tayangan seperti itu yang sebelum ini terlupakan. Sebelum ini,  tayangan-tayangan TVRI mungkin terpengaruh TV swasta atau TV nasional yang penyusunan pola acaranya terkesan ‘campur aduk’ atau amburadul, tanpa memperhatikan kepentingan publik.

Barangkali inilah salah satu makna dari slogan “Kami Kembali” itu. Keberanian untuk “kembali” ke pola lama, tanpa takut disebut kuno. Ini terlihat nyata dari beberapa program lama dihidupkan kembali dengan kemasan yang lebih menarik.

Lihat saja acara “Gita Remaja”. Acara ini ditampilkan kembali dengan lebih tertata rapi, dengan host yang lincah, tapi tidak norak. Sebagai catatan, sekarang ini tampilan ‘norak’ seakan menjadi trend di TV swasta. “Dunia Dalam Berita” dikemas lebih apik, baik back drop maupun penampilan penampilan newscaster-nya.

Juga sajian acara “Indonesia Bicara” merupakan ajang kritik yang santun. Coba bandingkan dengan acara “Indonesia Lawyers Club” (ILC) di TV swasta, yang akhirnya menjadi ajang bualan, yang justru terkadang sudah kehilangan nilai sopan santun. Ada yang mengatakan, acara itu lebih pantas disebut Indonesia Liers Club.  Acara-acara musik di malam hari juga dikemas lebih bagus, walaupun masih ada yang penampilan hostnya agak norak, seperti acara live show dari Taman Buaya.

Simak juga:  TVRI dan Asian Games

Itulah sekelumit pengamatan terhadap stasiun televisi yang pernah kita banggakan, namun juga sempat kita tinggalkan. Kalau TVRI sudah berani membuat tagline “Kami Kembali”, beranikah kita juga menanggapi dengan “Kami Kembali Menontonmu”?. *** (Iman Santosa)

Lihat Juga

Diskusi Kebangsaan XIX: Kepemimpinan Berdasar Pancasila

Prof. Dr. Kaelan, MS Topik yang kita letakkan sebagai substansi diskusi saat ini memang berada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.