Minggu , 16 Desember 2018
Beranda » Sastra » Pameran Lukisan “Pori Art Pori” Agus Nuryanto & Ketut Adi Candra
Salah satu karya lukisan Agus Nuryanto (kiri) & Ketut Adi Candra (kanan) (ft. Ist)

Pameran Lukisan “Pori Art Pori” Agus Nuryanto & Ketut Adi Candra

Dua perupa, Agus Nuryanto dari Jogja dan I Ketut Adi Candra dari Bali, berpameran bersama di Tembi Rumah Budaya, sejak tanggal 14 November sampai 4 Desember 2018. Pameran akan dibuka pada hari Rabu, 14 November, pukul 19.30 oleh Dr Novi Indrastuti, M.Hum. Disemarakkan dengan pembacaan puisi dan musikalisasi puisi oleh Ana Ratri dan Yoyok Utoyo, Wahyudi Djaja, Nungki Nur Cahyani, dengan MC yang menghibur Yuliono Singsot.

Dengan mengambil tajuk ‘Pori Art Pori’, kedua perupa ini memamerkan lukisan-lukisan berukuran kecil, sekitar 50-60 cm. Sebagaimana pori-pori pada kulit manusia, berukuran kecil tetapi tidak mengurangi nilai penting keberadaannya.

Agus Nuryanto dikenal sebagai pelukis wayang dengan figur khas ‘wayang jewer’nya, yang dikembangkan dari figur wayang beber. Sedangkan Ketut Adi Candra dikenal dengan lukisan-lukisan abstraknya yang kuat dengan spiritualitas.

Agus Nuryanto adalah alumni SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta dan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta (kini Institut Seni Indonesia Surakarta).  Sedangkan I Ketut Adi Candra pernah belajar di Institut Seni Indonesia Denpasar. Baik Agus maupun Adi rajin berpameran. Terakhir ini Agus antara lain berpameran di Taman Budaya Yogyakarta, Pendhapa Art Space dan Galeri SMSR Jogja serta di Balai Budaya Jakarta. Sedangkan Adi antara lain berpameran tunggal di Genta Gallery Ubud dan Shankara Art Space Sanur Bali, serta berpameran bersama di Taman Budaya Yogyakarta, House of Sampoerna Surabaya dan Museum Ratna Warta Ubud Bali.  (*)

Lihat Juga

Puisi dari Guru dan Dosen di Sastra Bulan Purnama

Dua perempuan penyair sekaligus guru dari kota yang berbeda, Nella Widodo (Temanggung) dan Amin Wahyuni …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *