Selasa , 21 November 2017
Beranda » Seni & Budaya » Pandawa Kecil

Pandawa Kecil

Para pandawa kecil yang sedang bermain di hutan. Arjuna meloncat memainkan panahnya, ia berhasil memanah tetesan air. Arjuna memang kelak dikenal sebagai kesatria ahli panah. Sementara Sadewa diatas pohon kemudian turun menemui Arjuna. Ternyata mereka mencari Bhima namun belum menemukan kakaknya itu.

Bhima sendiri sedang mendorong batu besar sambil membawa sepiring ladu. Bhima sangat menyukai ladu. Ia bersembunyi dibalik batu besar itu untuk memakan ladu.

Kemudian Sadewa dan Arjuna memanggil Nakula karena hanya Nakula yang bisa menemukan Bhima. Nakula ini bisa mengerti bahasa binatang. Maka ia pun bertanya pada burung merpati dan kemudian tahu kalau Bhima berada di balik batu.

Ha ha saat Bhima mau makan ladu itu, tiba-tiba Nakula dan Sadewa datang. Bhima dengan terpaksa membagi ladunya. Tapi saat Nakula Sadewa membaca doa sebelum makan, Bhima langsung melahap ladu milik mereka.

Kemudian Arjuna muncul dan berhasil memberi ladu untuk Nakula dan Sadewa. Bhima jadi marah kemudian memanggil Kak Yudhis untuk mencari keadilan. Yudhistira datang lalu bilang bahwa semua ladu biar dimakan Bhima saja. Maklum saja Bhima ini anaknya sangat lahap, ia tidak bisa kenyang jika hanya makan ladu saja.

Namun kemudian Bhima tetap membagi ladu untuk semua saudaranya. Pandawa saling menyuapi ladu. Mereka semua bercanda bersama. Pandawa lima tidak pernah saling membenci, mereka saling menyayangi sesama saudara. (Eno Suhardi/Bambang Udoyono)

Lihat Juga

Diskusi Kebangsaan IX: Perlu Sosialisasi Hidup Sabutuhe, Sakcukupe, Sakanane

Oleh: Prof Dr Suwardi Endraswara  Membahas Kebangsaan dalam Religi dan Budaya cukup rumit.  Pertama, Yang saya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *