Selasa , 21 November 2017
Beranda » Film » Museum Basuki Abdullah Gelar Lomba Film Dokumenter

Museum Basuki Abdullah Gelar Lomba Film Dokumenter

 

Hingga kini, ketokohan Basoeki Abdullah beserta karya-karyanya belum habis diperbincangkan. Tingginya nilai dan dalamnya makna lukisannya menjadikan maestro lukis Indonesia ini tidak akan pernah selesai diinterpretasi. Karya-karyanya seakan memiliki spirit yang selalu memberi pengaruh dan inspirasi bagi setiap generasi.

Sebagian besar karyanya kini terpampang di Museum Basoeki Abdullah dan telah menjadi aset serta warisan berharga bagi para generasi penerus. Museum ini berfungsi sebagai pusat kegiatan belajar seni dan budaya, khususnya seni lukis, selain sebagai sebuah destinasi yang menawarkan wisata benda-benda seni.

Sebagai langkah apresiasi dan meneruskan perjuangannya, pada 2017, Museum Basoeki Abdullah mengajak masyarakat mengikuti Sayembara Film Dokumenter. Lomba ini bisa diikuti masyarakat umum dan warga negara Indonesia dan menyediakan hadiah total Rp 105 juta.

Untuk mengikuti lomba ini, sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi perserta adalah film bercerita tentang museum dan ketokohan Basoeki Abdullah. Selain itu, film harus karya baru dengan tahun produksi 2017 dan belum pernah dipublikasikan atau diikutkan pada lomba sejenis.

Dengan durasi minimal 15 menit dan maksimal 30 menit, film harus mencantumkan sumber data (jika ada) pada credit title. Format film dikirim dalam bentuk DVD Video dan DVD Data (mp4). Biaya produksi film ditanggung setiap peserta. Karya film bisa mulai dikirimkan pada 15-31 Oktober 2017 (cap pos) atau diantar langsung ke panitia di alamat Jalan Keuangan Raya Nomor 19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Selain itu, Museum Basoeki Abdullah mengajak generasi muda di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat dan mahasiswa S-1 mengapresiasi lukisan-lukisan karya Basoeki Abdullah melalui Lomba Kritik Seni Lukisan Basoeki Abdullah.

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan sikap kritis serta memacu minat baca dan menulis generasi muda terkait dengan keilmuan seni lukis. Lomba ini merupakan wujud nyata penghargaan terhadap Basoeki Abdullah yang telah mendedikasikan hidup dan karya-karyanya bagi nama baik bangsa Indonesia di tengah kancah seni rupa mancanegara abad ke-20.

Lomba Kritik Seni Lukisan Basoeki Abdullah ini juga menyediakan hadiah puluhan juta rupiah. Karya dapat dikirimkan melalui email abdullah@gmail.com dengan melampirkan data diri berupa Kartu Tanda Penduduk/kartu pelajar /kartu tanda mahasiswa.

Untuk data dan informasi lomba, para peserta dapat mengaksesnya melalui http://museumbasoekiabdullah.or.id. (*)

 

Sumber : tempo

Lihat Juga

Diskusi Kebangsaan IX: Perlu Sosialisasi Hidup Sabutuhe, Sakcukupe, Sakanane

Oleh: Prof Dr Suwardi Endraswara  Membahas Kebangsaan dalam Religi dan Budaya cukup rumit.  Pertama, Yang saya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *