Senin , 10 Desember 2018
Beranda » Seni & Budaya » Kunti Sang Putri Baik Hati

Kunti Sang Putri Baik Hati

Dimulai ketika Widura menerangkan tentang wilayah India kepada Pandu bersama Bhisma dan Ibu Ratu Parwati. Widura menerangkan kerajaan-kerajaan yang perlu diwaspadai di India. Dalam masa itu di India ada tiga kerajaan besar yang masing-masing berkuasa atas wilayahnya, yakni Hastinapura, Pancala, dan Magadha. Sisanya adalah kerajaan-kerajaan merdeka namun kekuatan mereka berada dibawah tiga kerajaan tersebut.

Kemudian Dhritarashtra datang bersama Sengkuni. Dhritarashtra mulai membuat ulah akibat hasutan Sengkuni. Pandu berusaha menenangkan kakaknya. Ia akan menjadikan Dhritarashtra perdana menteri agung diatas perdana menteri Widura. Namun Dhritarashtra tahu bahwa jabatan itu hanya akal-akalan.

Dhritarashtra masih merasa tidak terima dan menganggap semua kerabat Hastina sudah menyalahi tradisi. Karena berdasar tradisi, anak tertua dan sudah beristri yang berhak menjadi raja. Dhritarashtra pun menyinggung Pandu yang tidak memiliki istri. Lalu Dhritarashtra pergi bersama Sengkuni.

Kemarahan Dhritarashtra membuat Bhisma dan Parwati cemas. Parwati pun menebak bahwa perubahan Dhritarashtra dikarenakan oleh Sengkuni. Mereka kemudian membicarakan tentang gadis yang cocok untuk Raja Pandu.

Simak juga:  Kelahiran Srikandi

Adegan kemudian berubah ke hutan. Ada beberapa pasukan sedang berburu rusa. Saat mereka akan memanah rusa tersebut, mereka dihalangi oleh panah seorang wanita. Wanita itu adalah Putri Kunti.

Para pasukan kemudian bilang apakah mereka salah memburu rusa. Kunti pun bilang bahwa itu bukan kesalahan namun kejahatan karena rusa tersebut bersama anaknya. Seorang yang merenggut seorang ibu dari anaknya adalah sebuah kejahatan.

Lalu seorang pelayan Kunti pun datang dan bilang bahwa ia dipanggil oleh raja. Katanya acara Swayangwara sudah dipersiapkan untuk tuan putri Kunti.  Maka Kunti pun bergegas pulang menemui ayahnya. (Eno Suhardi/Bambang Udoyono)

Lihat Juga

Bhima Diracuni oleh Sengkuni

Setelah kehadiran Guru Drona kala para pangeran bermain bola tangan. Arjuna paling kagum terhadap Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *