Selasa , 21 November 2017
Beranda » Seni & Budaya » Kelahiran Arjuna, Nakula, dan Sadewa

Kelahiran Arjuna, Nakula, dan Sadewa

Ketika Pandu dan Kunti kembali memohon kepada Dewa agar dikaruniai anak. Kali ini ia memanggil Dewa Indra, dan kemudian Kunti diberikan bayi. Dewa Indra pun mengatakan bahwa anakmu ini akan menjadi orang kuat dan juga gigih. Ia juga akan mewarisi sifat kebaikan, anakmu kelak akan dikenal sebagai Arjuna.

Beberapa hari kemudian, saat Kunti bermain dengan anak-anaknya ia melihat Madri menangis. Kunti pun menanyakan ada apa adik, kenapa kamu menangis? Ternyata Madri juga ingin memiliki anak juga, ia merasa tersingkir karena Kunti dikaruniai tiga anak sedangkan ia tidak.

Sementara Pandu sedang bersama Yudhistira di luar. Pandu menerangkan mengenai persoalan kehidupan kepada Yudhistira, tentang Raja, Kerajaan, Dewa, Pendeta, dan lain-lain. Kepada Yudhistira pun diterangkan bahwa ia kelak akan menjadi raja Hastinapura.

Lalu Kunti datang dan bilang kepada Pandu bahwa ini saatnya untuk mendapatkan anak lagi. Mereka pun bersepakat akan memanggil Dewa Aswin, yang dikenal “dokter” dari segala Dewa.

Kunti kemudian bilang bahwa kali ini bukan aku yang akan membaca mantra namun Madri. Madri mendengar itu dan tersenyum senang. Lalu setelah Kunti mengajari Madri membaca mantra mereka pun kemudian pergi ke bukit.

Di bukit Madri segera membaca mantra dan datanglah dewa kembar Aswin. Dewa Aswin pun memberkati Madri dan memberinya putra bernama Nakula dan Sadewa. Madri sangat senang dan mencium kedua anaknya tersebut. Pandu dan Kunti juga sangat bahagia karena kini tidak ada keirian lagi di hati Madri. (Eno Suhardi/Bambang Udoyono)

Lihat Juga

Diskusi Kebangsaan IX: Perlu Sosialisasi Hidup Sabutuhe, Sakcukupe, Sakanane

Oleh: Prof Dr Suwardi Endraswara  Membahas Kebangsaan dalam Religi dan Budaya cukup rumit.  Pertama, Yang saya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *