Rabu , 21 November 2018
Beranda » Seni & Budaya » Karna Muda

Karna Muda

Langsung menuju 15 tahun kemudian. Kala itu ada perlombaan kereta kuda di Hastinapura. . Tiba-tiba kereta seorang kesatria tergelincir dan rodanya terperosok ke lumpur. Kesatria itu meminta kusir untuk segera mengangkat roda kereta.

Kusir itu adalah Karna. Dengan kekuatannya ia berhasil mengangkat roda kereta sehingga kereta bisa melaju lagi. Saat Karna berusaha mengangkat roda itu, perisai emas dari Dewa Surya keluar dari badan Karna. Bhisma pun melihatnya.

Bhisma menanyakan kepada Adirata siapakah kusir itu? Adirata pun menjawab dia adalah anakku yang mulia, ia adalah Karna. Saat Bhisma bertanya kenapa ada perisai dan anting itu, Adirata menjawab itu adalah pemberian Dewa yang diberikan sejak lahir.

Lalu Karna kembali menyupir kereta kuda. Dengan tangkas ia berhasil menyalip semua kesatria yang ada di depan. Namun karena terlalu keras maka tali kekang kuda terlepas dan membuat kereta bergoyang sehingga tuan kesatria yang menaiki kereta Karna terjatuh.

Karna kemudian langsung berdiri di kereta itu. Ia  mengambil panah. Seorang kesatria lain berhasil menghunuskan anak panahnya dahulu, Karna segera melontarkan panahnya hingga menembus anak panah yang ada di depannya. Panah Karna mengenai sasaran. Ia menang.

Simak juga:  Dhritarashtra Akan Naik Tahta Menggantikan Pandu

Namun kemenangan Karna tidak diakui oleh semua kesatria karena Karna adalah seorang kusir bukan seorang kasta kesatria. Bahkan para kesatria muda mau membunuh Karna. Bhisma langsung berdiri mencegahnya.

Karna kemudian disuruh menghadap. Karena keahliannya maka Karna diberi hadiah berupa seonggok emas, dan Bhisma bilang kelak Karna akan menjadi seorang kusir pangeran dari Bangsa Kuru. Karna sendiri tidak puas dengan perkataan Bhisma karena dalam hatinya ia ingin menjadi lebih dari hanya seorang Kusir Kuda.  (Eno Suhardi/Bambang Udoyono)

Lihat Juga

Bhima Diracuni oleh Sengkuni

Setelah kehadiran Guru Drona kala para pangeran bermain bola tangan. Arjuna paling kagum terhadap Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.