Selasa , 28 Juni 2022

Yogyakarta Laboratorium Kebangsaan

Kawruh Bangunjiwa

Terkini

Ruwat di Sastra Bulan Purnama

Satu pertunjukkan drama menggunakan bahasa Jawa berjudul ‘Ruwat’ karya Cicit Kaswami akan mengisi Sastra Bulan Purnama edisi 129, yang akan duselenggarakan Selasa, 14 Juni 2022, pkl. 15.00 di pendhapa Tembi Rumah Budaya, Jl. Parangtritis Km 8,4, Tembi, …

Selengkapnya »

In Memoriam: Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

“Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual. Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengeritik keras fenomena yang tidak sehat ini” Teks ini yang langsung teringat ketika hari ini saya mendengar wafatnya …

Selengkapnya »

Syawalan Aktivis di Sastra Bulan Purnama

Sastra Bulan Purnaama edisi 128, yang akan diselenggarakan, Sabtu, 14 Mei 2022,  pukul 15.00 di Tembi Rumah Budaya, jl. Parangtritis Km 8,5, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta akan diisi pembacaan puisi para aktivis dari berbagai generasi, yang …

Selengkapnya »

Tokoh Feminisme Pertama Dunia Ternyata dari Aceh

Malahayati (1550-1615) SEBAGIAN dari kita mengenalnya sekilas. Tapi jauh lebih banyak lagi yang belum mengenalnya sama sekali. Menyelami perannya di zaman itu, dapat kita katakan dengan argumen dan data yang kuat. Bahwa Feminis pertama di dunia itu …

Selengkapnya »

Agama Itu Tak Hilang, Tapi Berubah Menjadi Sastra

Kasus La Galigo MEREKA yang menyukai wayang acap terpesona. Pertarungan dua keluarga, keluarga Pandawa melawan keluarga Kurawa penuh drama dan pesan moral. Dua keluarga itu memperebutkan kerajaan Hastinapura. Drama wayang tersebut berasal dari kitab Mahabrata. Itu kisah …

Selengkapnya »

Sembilan Wanita dari Surga

MENYAMBUT bulan puasa, sentuhan religiusitas saya hadir bukan di Mesjid, tapi di Galeri Nasional. Bukan karena mendengar khotbah agama, tapi karena merenungkan karya seni. Sehari sebelum hari puasa, saya menikmati karya perupa wanita di galeri nasional. Ini …

Selengkapnya »

Menyanyi Itu Srawung

SILAKAN berkunjung ke kafe-kafe Yogya yang ada live-musicnya. Tren yang muncul  sepuluh tahun terakhir ini adalah entertainment dengan kibot tunggal tanpa home-singer. Pemain alat musik pencet atau yang lebih popular disebut player itu mengalunkan lagu-lagu minus one, …

Selengkapnya »

PUISI-PUISI: Sutirman Eka Ardhana

LELAKI YANG PERGI Lelaki yang pergi dan meninggalkan lambaian di dermaga Telah mencatatkan peristiwa itu Ke lembar-lembar buku harian Lalu, menyimpannya ke dalam Tas ransel yang selalu dibawanya Lelaki yang pergi itu, juga telah meminta burung-burung camar …

Selengkapnya »