Jumat , 23 Februari 2024

Yogyakarta Laboratorium Kebangsaan

Kawruh Bangunjiwa

Terkini

Prahara Watusungsang di Bulan Purnama

Sepertihalnya sastra Indonesia, sastra Jawa tak berhenti ditulis. Selalu ada penulis sastra Jawa dari usia berbeda-beda menulis sastra Jawa, baik berupa geguritan, cerita cekak dan novel. Ini ada naskah lakon, yang berjudul ‘Prahara Watusungsang’ ditulis Cicit Kaswami …

Selengkapnya »

Bincang Buku ‘Kami Mantan Wartawan’

Paguyuban Wartawan Sepuh Yogyakarta (PWSY) akan membincangkan buku berjudul ‘Kami Mantan Wartawan’, yang dieditori Albert Kuhon, seorang anggota Paguyuban Wartawan Sepuh, yang tinggal di Yogyakarta. Diskusi ini kerjasama dengan Sastra Bulan Purnama, yang setiap bulan membuka ruang …

Selengkapnya »

Sudah Saatnya Lembaga Survei Buka-bukaan

Catatan ini mungkin lebih tepat dilihat sebagai suara hati saya melihat ada wacana yang berkembang tentang adanya tuntutan bahwa lembaga survei yang mengumumkan hasil survei ke publik Indonesia tentang elektabilitas pasangan calon presiden/wakil presiden dan sekitarnya, semestinya …

Selengkapnya »

Puisi, Geguritan dan Cerkak di Bulan Purnama

Mengawali tahun 2024, Sastra Bulan Purnama akan diisi tiga buku sastra, satu buku kumpulan puisi dan skesta karya Eros Sudardjono (Jombang), dan dua buku lainnya kumpulan  geguritan dan cerkak (cerita cekak), atau cerita pendek yang ditulis menggunakan …

Selengkapnya »

Abdul Hadi WM: Tuhan Begitu Dekat Denganmu

Abdul Hadi WM. Lengkapnya Prof Abdul Hadi Wiji Muthari (WM). Beliau wafat pukul 03.36 WIB, Jumat, 19 Januari 2024. Beberapa kawan menuliskan berita duka ini dan menyebarkannya di beberapa WhatsApp (WA) group. Aku lupa tepatnya kapan. Tapi …

Selengkapnya »

Kumpulan Cerpen di Bulan Purnama

Antologi cerpen, yang diberi judul ‘Bulan di Pohon Trembesi’ karya 11 perempuan  penulis cerpen akan  dibacakan di Sastra Bulan Purnama, Jumat 15 Desember 2023 Pkl. 15.00 di Balai Bahasa Yogyakarta Jl. I Dewa Nyoman Oka No.34, Kotabaru, …

Selengkapnya »

Penghargaan Satupena Award 2023 untuk Penulis Berdedikasi

– Putu Wijaya (Fiksi) dan Komaruddin Hidayat (Non-Fiksi)   Artificial Intelligence memang kini sudah mampu menghasilkan esai dan puisi. Tapi mesin Artificial Intelligence belum mampu melakukan renungan batin, menyelami pengalaman hidup, memiliki hati yang dilezatkan oleh suka …

Selengkapnya »